![]() |
| Presiden Timor Leste, José Ramos-Horta (Foto Media Presiden Timor Leste) |
Dilipost.com – Dengan membuka lebih banyak pintu bagi investasi asing, pemerintah Timor Leste mulai memperkuat strategi diversifikasi ekonominya. Langkah ini diambil untuk mengurangi ketergantungan negara pada sektor migas, yang selama ini berkontribusi besar pada pendapatan negara.
Presiden Timor Leste, José Ramos-Horta, menyatakan bahwa pemerintah tengah sedang menyiapkan sejumlah kebijakan untuk membantu industri baru masuk ke pasar domestik. Untuk mendorong investor yang menanamkan modal di sektor prioritas, sejumlah insentif direncanakan, mulai dari penyederhanaan perizinan hingga pengurangan beban pajak.
Dalam keterangan resminya, Ramos-Horta menyatakan, "Pemerintah ingin menghadirkan industri yang tidak lagi bertumpu pada sumber daya non-renewable. Kami membuka ruang bagi investasi di manufaktur, pariwisata, hingga pengolahan hasil pertanian."
Pemerintah percaya bahwa masuknya industri berbasis teknologi sangat penting untuk mempercepat pemulihan ekonomi dan mendorong transformasi struktur perekonomian dalam jangka panjang, dan upaya ini diharapkan dapat menarik teknologi baru.
"Dengan investasi yang masuk secara bertahap, kami ingin memastikan pertumbuhan ekonomi tidak lagi sepenuhnya bergantung pada komoditas yang tidak terbarukan," kata Ramos-Horta. Strategi utama pemerintah untuk membangun fondasi ekonomi yang lebih berkelanjutan mencakup pembangunan infrastruktur seperti jalur pipa dan fasilitas pendukung industri.
Pemerintah percaya bahwa langkah diversifikasi ini akan menjadi titik balik bagi perekonomian Timor Leste di masa depan, terutama dalam menghadapi ketidakpastian pasokan dan fluktuasi harga energi di seluruh dunia. (RED)



FOLLOW THE dilipost.com AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow dilipost.com on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram