dilipost.com
ADVERTISEMENT

Headlines News

Ads

Ekonomi

Video

Sunday, 19 April 2026

Tiga warga Timor Leste di Amanakan oleh Imigrasi Atambua Karena Masuk Ilegal

 

(Foto: Dok. Imigrasi Kelas II TPI Atambua)

Atambua, dilipost.com – Tiga warga negara asing (WNA) dari Timor Leste berhasil amankan oleh anggota Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonarmed 12/AY/2/2 Kostrad Pos Salore. Orang-orang itu ditangkap saat memasuki wilayah Indonesia melalui jalur yang tidak resmi.

Tiga orang asing (WNA) tersebut melalui sungai di wilayah Desa Tulakadi, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT). Mereka diidentifikasi sebagai Manuel Maia (35), Feliciano Cruz Ramos (15), dan Santana Henrique (12).

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua, Jusup Pehulisa Ginting, mengonfirmasi penangkapan tersebut, seperti yang dikutip dari Detikcom. Mereka sekarang dikirim ke sana untuk menjalani proses deportasi.

Pada Minggu (19/4/2026), Jusup Pehulisa Ginting menyatakan, "Ketiga WNA tersebut diduga melintasi jalur tidak resmi di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste."

Pada Jumat (17/4) sekitar pukul 18.50 Wita, penangkapan terjadi saat personel penjaga perbatasan melakukan patroli rutin. Manuel dan dua rekannya dilihat oleh petugas saat menyeberangi sungai untuk masuk ke wilayah Kabupaten Belu.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa ketiga orang asing tersebut tidak membawa identitas atau dokumen perjalanan resmi selain melintasi secara ilegal. Ini menyebabkan mereka diserahkan ke Imigrasi untuk penanganan hukum lebih lanjut.

Jusup mengatakan bahwa Inteldakim, singkatan dari Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, saat ini tengah mempelajari informasi melalui pemeriksaan menyeluruh terhadap individu asing itu. 

Jusup menambahkan bahwa ketiga WNA tersebut kini ditempatkan di ruang detensi Kantor Imigrasi Atambua sementara menunggu penyelesaian proses hukum dan administrasi keimigrasian sesuai ketentuannya.

Dianggap penting bagi organisasi perbatasan untuk bekerja sama untuk mencegah dan menindak pelanggaran keimigrasian. Jusup menjamin bahwa setiap temuan pelanggaran akan ditangani secara profesional dan sesuai prosedur.

Jusup menyatakan bahwa mereka berkomitmen untuk terus berperan aktif dan bekerja sama untuk menjaga kedaulatan negara di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste. (*/dp)

Wednesday, 15 April 2026

Operasi Yonarmed 12 Kostrad Amankan 47 Sak Beras Ilegal dari Timor Leste

 

Atambua, dilipost.com – Upaya penyelundupan 47 karung beras merek Columbia dari Timor Leste melalui jalur tidak resmi di wilayah perbatasan telah digagalkan oleh Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad. Tempat kejadian adalah di sekitar Desa Maumutin, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu, di bawah pengawasan Pos Turiscain Kompi II Satgas.

Menurut Letkol Arm Dr. Erlan Wijatmoko, S.H., M.Han., Dansatgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad, keberhasilan tersebut menunjukkan kewaspadaan prajurit dalam menjaga kedaulatan dan stabilitas keamanan wilayah perbatasan negara.

Dansatgas menjelaskan bahwa, menurut krinologi, kegagalan tersebut berhasil dilakukan karena personel jaga mencurigai ada kendaraan yang bergerak dari Timor Leste menuju jalur ilegal. Danpos Turiscain segera menindaklanjuti laporan tersebut dengan mengerahkan anggota Tim Satgas Intel Kodam IX/Udayana untuk melakukan inspeksi di lokasi.

 Petugas menemukan sejumlah pelaku tengah memikul karung beras menuju wilayah Indonesia ketika mereka tiba di sekitar Sungai Malibaka. Para pelaku langsung melarikan diri saat menyadari kehadiran polisi dan meninggalkan barang bukti di lokasi.

Personel Satgas Pamtas RI–RDTL Yonarmed 12 Kostrad berhasil mendapatkan 47 karung beras berukuran 20 kg. Selanjutnya, barang bukti diserahkan kepada Bea Cukai Atafufu untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Ada kemungkinan bahwa tindakan ini merupakan bagian dari kebiasaan penyelundupan lintas batas yang memanfaatkan jalur tidak resmi untuk menghindari pengawasan dari aparat. 

Dansatgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad, Letkol Arm Dr. Erlan Wijatmoko, S.H., M.Han., menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan pengawasan dan patroli yang lebih intensif di wilayah perbatasan untuk mencegah segala bentuk tindakan ilegal.

Selain itu, ia mengimbau orang untuk menghindari tindakan ilegal, terutama penyelundupan barang melalui jalur tidak resmi.

Dia tegas mengatakan, "Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan perbatasan dengan tidak melakukan aktivitas ilegal yang dapat merugikan negara dan diri sendiri."

Tuesday, 14 April 2026

Pemkab Malang Memperluas Kerja Sama dengan Incanto Group dari Timor Leste dalam Sektor Peternakan

(Foto: Dok. Prokopim Setda Kabupaten Malang)


Malang, dilipost.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang memperluas jejaring kerja sama dengan dunia internasional yakni Incanto Group dari Timor Leste di sektor peternakan, serta beberapa rencana kerja sama strategis yang pastinya berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat Kabupaten Malag.

Delegasi dari Incanto Group Timor Leste di antaranya Kepala Kabinet Kantor Wakil Perdana Menteri Leo da Costa Oliveira, Direktur Jenderal Pembangunan Pedesaan Filipe Cardoso Vieira, Direktur Nasional Inovasi dan Penguatan Kapasitas Pedesaan Manuel Maria do Santos, Direktur Nasional Infrastruktur Pedesaan Carascalão da Conceição, serta Penasihat Kerja Sama Internasional Geovania Garret Mozinho Freitas diterima langsung oleh Bupati Malang HM. Sanusi bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Budiar beserta jajaran kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Malang.

Bupati Malang HM. Sanusi menyampaikan, kunjungan yang dilakukan oleh delegasi dari Incanto Group Timor Leste tersebut dalam rangka membahas perkembangan sektor peternakan sekaligus menjajaki peluang kerja sama strategis antara kedua pihak, khususnya dalam penguatan produksi, peningkatan kualitas, hingga potensi ekspor komoditas peternakan dari Kabupaten Malang ke Timor Leste.

"Pertemuan bersama Incanto Group fokus pada peningkatan kualitas produksi, transfer teknologi dan perluasan pasar ekspor komoditas peternakan," ujar Sanusi, Selasa (14/4/2026).

Sanusi mengatakan, Kabupaten Malang merupakan wilayah terluas kedua di Provinsi Jawa Timur (Jatim). Selain itu, Kabupaten Malang juga memiliki potensi yang besar di berbagai sektor, khususnya di sektor peternakan. Mulai dari aspek sumber daya alam, sumber daya manusia serta peningkatan kapasitas produksi.

"Pemerintah Kabupaten Malang sangat terbuka terhadap peluang kerja sama dengan pihak luar negeri, ungkap Sanusi, (14/4/2026).

Lebih lanjut, Sanusi menegaskan bahwa kerja sama dengan Incanto Group Timor Leste ini diharapkan mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya peternak lokal, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

"Kami berharap, melalui pertemuan ini dapat terjalin kolaborasi yang saling menguntungkan, terutama dalam peningkatan kualitas produksi, transfer teknologi, serta perluasan akses pasar bagi para peternak," tutur Sanusi.

 Sementara itu, Kepala Kabinet Kantor Wakil Perdana Menteri Timor Leste Leo da Costa Oliveira menyampaikan apresiasinya kepada Pemkab Malang, khususnya Bupati Malang HM. Sanusi yang telah bersedia menyambut delegasi dari Incanto Group Timor Leste di Kabupaten Malang.

 Menurutnya, Kabupaten Malang merupakan salah satu kabupaten di Indonesia yang memiliki potensi di sektor peternakan dan sangat menjanjikan untuk dikerjasamakan dan dikembangkan dalam skala internasional.

"Kami melihat adanya peluang besar untuk bekerja sama, terutama dalam pengembangan peternakan berkelanjutan dan pemenuhan kebutuhan pasar di Timor Leste. Kami berharap kerja sama ini dapat segera ditindaklanjuti dalam bentuk program konkret," tandas Leo.

Sebagai informasi, pertemuan antara Pemkab Malang dengan delegasi Incanto Group Timor Leste menjadi langkah awal untuk membangun sinergitas yang kuat untuk membuka peluang investasi baru serta memperkuat jalinan kerja sama internasional di sektor peternakan.

Pemkab Malang Memperluas Kerja Sama dengan Incanto Group dari Timor Leste dalam Sektor Peternakan. (red/dp)

Negosiasi Damai Antara dan Iran Kembali Dimulai Kamis Ini


Negosiasi Damai Antara dan Iran Kembali Dimulai Kamis Ini 

Dilipost.com – Amerika Serikat dan Iran akan memulai negosiasi baru. Laman Associated Press (AP) dan Reuters mengungkapkan laporan awal pada hari Selasa, 14 April 2026.

Pernyataan ini berasal dari pejabat Amerika Serikat; paling cepat, pembicaraan akan dimulai pada Kamis, 16 April.

Kedua pihak menyatakan bahwa mereka dapat memulai putaran kedua pembicaraan paling cepat hari Kamis.

Pakistan juga disarankan untuk mengadakan pertemuan kedua antara AS dan Iran di Islamabad dalam beberapa hari mendatang, menurut Al-Jazeera. Dua pejabat Pakistan dikutip, masing-masing anonim.

Selain itu, dia menyatakan bahwa para pejabat tersebut menyatakan bahwa usulan tersebut akan bergantung pada apakah pihak-pihak terkait meminta lokasi yang berbeda.

Sebelum itu, Jumat minggu lalu, pembicaraan damai telah dimulai. Namun, Presiden AS Donald Trump mengumumkan blokade Selat Hormuz sebagai akibat dari negosiasi yang tidak berhasil.

Sejak Selasa pekan lalu, gencatan senjata perang AS-Iran dimulai. Rencananya berlangsung selama dua minggu, tetapi dapat diperpanjang kemudian. (dp)

Nah Itu Dia!!!

Teknologi

International

Entertainment


Opini

Lifestyle


Travel

Politik


Olahraga

© Copyright . dilipost.com | All Right Reserved

Develop by Micro IT .NET Technology