Timor Leste Siap Bergabung ke RCEP dalam Satu Langkah Maju - dilipost.com
ADVERTISEMENT

Sunday, 2 November 2025

Timor Leste Siap Bergabung ke RCEP dalam Satu Langkah Maju

Timor Leste Siap Bergabung ke RCEP dalam Satu Langkah Maju

Sekjen ASEAN Kao Kim Hourn menyampaikan dokumen kepada Perdana Menteri Timor Leste Xanana Gusmao disaksikan Presiden Ramos Horta saat KTT ASEAN di Kuala Lumpur Malaysia pada Minggu (26/10/2025). 

 

 


Kupang DP - Sekarang Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) bersiap untuk bergabung dengan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP), perjanjian perdagangan bebas terbesar di dunia yang didirikan oleh China.

 

Kebjakan ini merupakan langkah maju setelah TImor Leste menjadi anggota penuh ASEAN pada akhir Oktober 2025. ASEAN adalah organisasi negara-negara di Asia Tenggara.

 

Langkah cepat ini menunjukkan komitmen mereka untuk memperkuat kekuatan ekonominya di wilayah tersebut.

 

Negara-negara kecil memiliki banyak peluang dengan RCEP untuk menarik investasi, memperluas pasar ekspor, dan menyesuaikan diri dengan ekonomi digital regional.

 

Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn menyatakan bahwa keikutsertaan Timor Leste dalam RCEP adalah hasil logis dari menjadi anggota ASEAN.

 

Di Jakarta pekan lalu, dia menyatakan bahwa Timor Leste akan menjadi bagian dari setiap inisiatif dan mekanisme ASEAN dengan menjadi anggota penuh.

Negara-negara kecil memiliki banyak peluang dengan RCEP untuk menarik investasi, memperluas pasar ekspor, dan menyesuaikan diri dengan ekonomi digital regional.

 

Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn menyatakan bahwa keikutsertaan Timor Leste dalam RCEP adalah hasil logis dari menjadi anggota ASEAN.

 

Di Jakarta pekan lalu, dia menyatakan bahwa Timor Leste akan menjadi bagian dari setiap inisiatif dan mekanisme ASEAN dengan menjadi anggota penuh.

Kao menambahkan bahwa meskipun belum ada jadwal resmi, diskusi tentang langkah-langkah awal menuju RCEP telah dimulai.

 

“Ya, Timor Leste akan bekerja untuk bergabung dengan RCEP juga,” katanya.

 

Karena menjadi anggota ASEAN, Timor Leste dapat berpartisipasi dalam berbagai topik regional seperti kerja sama ekonomi, pendidikan, dan transformasi digital.

 

RCEP, perjanjian perdagangan bebas yang dimulai pada Januari 2022, kini mencakup sekitar 28% ekonomi dunia. Anggotanya mencakup sepuluh negara ASEAN, serta China, Jepang, Korea Selatan, Australia, dan Selandia Baru.

Dalam dua puluh tahun ke depan, RCEP bertujuan untuk meningkatkan keterbukaan dan efisiensi perdagangan dengan menghapus tarif barang sebesar 92 persen. Peluang ini sangat penting bagi Timor Leste karena dapat membantu mereka mengurangi ketergantungan mereka pada sumber daya minyak dan gas yang dieksportir.

 

“Kami ingin menarik investasi yang berkelanjutan dan meningkatkan rantai pasokan regional dengan menjadi bagian dari RCEP,” kata Gusmão.

Kao Kim Hourn juga menyatakan bahwa ASEAN sedang berusaha untuk menjaga keanggotaan RCEP tetap terbuka dan inklusif.

 

Dia menyatakan, "KTT kali ini menyerukan percepatan proses aksesi."

 

Disebutkan bahwa negara-negara seperti Sri Lanka, Hong Kong, Chile, dan Bangladesh sedang mengajukan diri untuk bergabung.

 

Keterlibatan Timor Leste dalam RCEP akan mempercepat keterlibatannya dalam ekonomi regional dan meningkatkan posisinya sebagai pemain baru di Asia Tenggara.  (*)



Read other related articles

Also read other articles

© Copyright . dilipost.com | All Right Reserved

Develop by Micro IT .NET Technology