![]() |
| Ilustrasi Makan Bergizi Gratis |
Dilipost.com – Delegasi Timor Leste mengapresiasi model pembiayaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang dinilai sebagai akuntabel dan transparan.
Apresiasi tersebut di berikan Pada hari Rabu, 19 November 2025, saat mengunjungi dapur Badan Gizi Nasional (BGN) di Jati Asih, Bekasi, Jawa Barat.
Untuk mempelajari implementasi Program MBG dan melihat tata kelola operasional yang digunakan Indonesia, delegasi yang dipimpin oleh Constantino Soares, Kepala Kabinet Timor Leste, berkunjung ke Indonesia.
Sangat menarik bahwa dana diberikan langsung kepada SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) dan Mitra melalui akun virtual dari Kementerian Keuangan. “Saya pikir mekanisme ini efektif meminimalkan potensi kebocoran serta memastikan dana operasional diterima tepat waktu,” kata Soares, yang diucapkan dalam bahasa Indonesia yang cukup fasih oleh media.
Soares menyatakan bahwa Timor Leste juga memiliki program MBG serupa. Program ini ditujukan untuk siswa TK dan SD dan memiliki target 300 ribu penerima manfaat.
Saat ini, mereka sedang mengerjakan proyek pilot di sejumlah wilayah di negara yang dulunya merupakan provinsi ke-27 Indonesia.
Selain itu, delegasi, yang terdiri dari beberapa pejabat perencana anggaran, camat, dan kepala desa Timor Leste, menyatakan kekaguman mereka atas kualitas operasional dapur Jati Asih 1, Bekasi.
Kepala Desa Maubaralisa di Timor Leste, Anacleto da Costa, menyatakan, "Dapurnya bersih, alur kerja efisien, dan variasi menu harian yang disajikan bagus sekali. Menu dirancang sedemikian rupa agar bisa memenuhi kebutuhan gizi anak-anak."
Dengan 50 karyawan, sebagian besar perempuan, yang menanggung rata-rata tiga anggota keluarga, dapur BGN membantu menggerakkan ekonomi lokal, menurut delegasi Timor Leste.
Ini memiliki banyak efek terhadap daya beli pekerja dapur BGN. Karena permintaan yang meningkat untuk bahan baku MBG, petani dan peternak juga mendapat manfaat dari program MBG.
Constantino Soares mengatakan bahwa kunjungan ini dimaksudkan untuk memulai kerja sama lebih lanjut antara Timor Leste dan BGN, terutama dalam hal meningkatkan standar program gizi.
"Kami belajar dari sini untuk (mengadopsi standar) dan meningkatkan program tersebut," katanya.
Sarwono, sesetama BGN, menyambut baik keinginan dan komitmen Timor Leste. Dia juga menegaskan bahwa BGN siap untuk meningkatkan kolaborasi dan pertukaran pengetahuan antarnegara.
“Jika kerja sama ini berlanjut, hubungan baik kedua negara yang bertetangga akan semakin erat."
Delegasi juga memuji upaya BGN dalam menjaga keamanan pangan dan melakukan tindakan mitigasi.
Keamanan pangan adalah hal yang tidak dapat ditawar. Ini adalah kewajiban moral kami memastikan bahwa orang-orang yang menerima manfaat dapat mengonsumsi makanan dengan aman.
Juru Bicara BGN Dian Islamiati Fatwa, yang menyambut delegasi Timor Leste di Jati Asih Bekasi, mengatakan, "Setiap insiden menjadi pembelajaran untuk terus memperkuat standar keamanan pangan."
Untuk mendengar langsung tentang manfaat program MBG dari guru dan murid, delegasi juga mengunjungi Pusat IT Sekolah Gracia di Bekasi, yang merupakan sekolah penerima manfaat. (*



FOLLOW THE dilipost.com AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow dilipost.com on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram